Selasa, 24 November 2015

Review Novel Cinta Selamanya (Fira dan Hafez) karya Fira Basuki

Cetakan pertama dengan judul "Fira dan Hafez"
Cetakan ketiga dengan judul "Cinta Selamanya"
Penulis: Fira Basuki
Tebal: 252 halaman
Cetakan: 24 Juni 2013, cetakan pertama (Fira dan Hafez)
               Maret 2014, cetakan ketiga (Cinta Selamanya)
Penerbit: Grasindo
Harga: Rp. 62.000
Bonus: CD "Love You So Much" by Tantry
                                                                         ***
Siapa yang tidak kenal Fira Basuki? Seorang penulis yang terkenal melalui karya triloginya, yaitu Jendela-Pintu-Atap kemudian menjadi poros utama dalam buku ini. Menjadi seorang pemred Cosmopolitan serta menjadi seorang metropolitan mother tidak menghilangkan statusnya yang sekarang menjadi single mother. Pada awalnya merasa bahwa tidak bisa merasakan cinta lagi, beliau kemudian bertemu dengan Hafez, sosok seorang penyayang kepada dirinya dan bahkan kepada anaknya, Syaza bukanlah suatu trik maupun kebetulan, yang kemudian menjadi suaminya. Suatu kisah yang menceritakan kembali kisah cintanya dengan mendiang suaminya, Hafez.


                                                                         ***
 Suatu buku yang originally berjudul 'Fira dan Hafez' kemudian diganti dan diberi judul 'Cinta Selamanya' sesuai dengan film yang keluar pada akhir April lalu. Sebuah adaptasi dari novelnya, yang menceritakan kisah cinta Fira dengan mendiang suaminya, Hafez. Suatu cerita yang bahkan mungkin bagi sebagian orang mirip cerita-cerita dalam kisah novel maupun layar film lainnya. Itulah hal-hal yang saya dapatkan dari internet mengenai buku ini.

Awalnya, saat ke Gramedia dan menemukan buku ini, saya berpikir, "Oh, ini buku dari film yang diadaptasi itu ya, ternyata dari novel". Pada saat itu saya masih belum ngeh bahwa di poster film tersebut menuliskan "inspired by a true story" dan akhirnya pada Agustus kemarin, saya membeli buku ini.

Tidak lama saya membaca buku ini, karena selain ceritanya yang mengharukan, banyak hal yang Kak Fira keluarkan mengenai sisi mendiang suaminya. Disini, walaupun sebagai pembaca kita tidak dapat melihat sosok raga Kak Hafez sekarang, namun melalui buku memoar ini, kita dapat mengimajinasikan sosok Kak Hafez yang sesungguhnya. Kisah cinta dengan perbedaan umur 11 tahun tidak menghentikan kedua sosok ini untuk kemudian menikah. Disini, banyak sekali hal-hal yang bersifat religius, terutama mengenai Islam, dan bahkan saya yang bukan seorang muslim bisa mengetahui bahwa mereka berdua adalah sepasang manusia yang memang ditakdirkan untuk bersatu.

Walaupun pembaca merasa bahwa kalian sudah mengetahui garis besar buku ini, kalian salah. Dari buku ini, kalian dapat mengetahui sosok seorang Hafez, baik jiwa maupun raganya. Kisah percintaan kedua manusia tersebut sampai Tuhan memisahkan mereka berdua, dan di akhiran buku ini, terdapat beberapa cerpen yang dibuat oleh Kak Fira sendiri.

Entah memang karena terpengaruh oleh kondisi setelah mendiang suaminya meninggal, sehingga banyak cerpen Kak Fira dalam novel tersebut yang bertema kehilangan, atau karena alasan lain.

Penulisan dalam buku ini juga memiliki esensi tanpa mengurangi privasi yang mungkin seharusnya pembaca tahu sampai titik itu saja. Sayangnya, walaupun buku ini dipaketkan secara cantik, ada beberapa typo, EYD yang tidak sesuai dan penggunaan grammar yang salah dalam beberapa kalimat yang berbau bahasa Inggris.

Inti yang kita dapatkan dari buku ini sangat precious dan bahkan tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata, dan mungkin bisa menghacurkan pepatah seperti ini "No realities are like fairytales". Bonus CD lagu dalam buku ini juga sangat mendukung pembaca untuk mengetahui situasi di antara mereka berdua. CD ini juga dinyanyikan oleh adik kandung dari mendiang suami Kak Hafez.

Semoga Tuhan selalu memberkati pasangan tersebut, walau dipisahkan oleh suatu dimensi yang berbeda, percayalah bahwa Tuhan akan mempersatukan mereka kembali pada suatu saat.

4 stars out of 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar